| BIODIESEL |
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 08 June 2009 18:48 |
|
Biodiesel Secara Umum Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan.Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas. Dia merupakan kandidat yang paling dekat untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi transportasi utama dunia, karena ia merupakan bahan bakar terbaharui yang dapat menggantikan diesel petrol di mesin sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan infrastruktur sekarang ini. Penggunaan dan produksi biodiesel meningkat dengan cepat, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia, meskipun dalam pasar masih sebagian kecil saja dari penjualan bahan bakar. Pertumbuhan SPBU membuat semakin banyaknya penyediaan biodiesel kepada konsumen dan juga pertumbuhan kendaraan yang menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar. Membuat Biodiesel Pada skala kecil dapat dilakukan dengan bahan minyak goreng 1 liter yang baru atau bekas. Methanol sebanyak 200 ml atau 0.2 liter. Soda api atau NaOH 3,5 gram untuk minyak goreng bersih, jika minyak bekas diperlukan 4,5 gram atau mungkin lebih. Kelebihan ini diperlukan untuk menetralkan asam lemak bebas atau FFA yang banyak pada minyak goreng bekas. Dapat pula mempergunakan KOH namun mempunyai harga lebih mahal dan diperlukan 1,4 kali lebih banyak dari soda. Proses pembuatan; Soda api dilarutkan dalam Methanol dan kemudian dimasukan kedalam minyak dipanaskan sekitar 55 oC, diaduk dengan cepat selama 15-20 menit kemudian dibiarkan dalam keadaan dingin semalam. Maka akan diperoleh biodiesel pada bagian atas dengan warna jernih kekuningan dan sedikit bagian bawah campuran antara sabun dari FFA, sisa methanol yang tidak bereaksi dan glyserin sekitar 79 ml. Biodiesel yang merupakan cairan kekuningan pada bagian atas dipisahkan dengan mudah dengan menuang dan menyingkirkan bagian bawah dari cairan. Untuk skala besar produk bagian bawah dapat dimurnikan untuk memperoleh gliserin yang berharga mahal, juga sabun dan sisa methanol yang tidak bereaksi. BIODIESEL WATS
Sesuai dengan ajuran Pemerintah Republik Indonesia dalam mencangkan Program Langit Biru dan Menciptakan Lingkungan yang sehat, Maka Kami PT.WATS mendirikan Divisi Bioenergi dengan salah satu produk kami yaitu Biodiesel untuk bahan bakar solar/ diesel.Kami menyediakan B20 (Biodiesel 20%) sampai dengan B50 (Biodiesel 50%), dengan harga yang lebih ekonomis tanpa perlu adanya penggantian maupun perubahan apapun pada mesin : Genset, Boiler, burner atau unit-unit mesin lainnya. Dengan keunggulan pembakaran yang lebih bersih dan ramah lingkungan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan membuat mesin lebih awet serta mudah merawatnya. Untuk menunjang berproduksinya Biodiesel maka Perusahaan kami telah menyiapkan peralatan penunjang produksi Biodiesel yang berlokasi di Cileungsi Jawa Barat. Proyek Biodiesel kami adalah Sistem Transerterifikasi. Proses ini adalah yang tercanggih dan dipakai di seluruh muka bumi dari Eropa, Amerika, Jepang , RRC , dan benua lainnya. Bahan Baku Penggunaan bahan baku nabati cukup banyak tersedia di Indonesia, karena Indonesia banyak sekali perkebunan-perkebunan kelapa sawit maupun tanaman Jarak yang saat ini juga sedang digalakkan untuk ditanam guna menunjang penyediaan bahan baku untuk memproduksi Biodiesel. Bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi Biodiesel antara lain: 1. CPO dan Turunan-turunannya 2. Jarak pagar 3. Dll, Minyak Nabati Kapasitas Produksi Kapasitas produksi yang ada pada saat sekarang ini adalah mencapai 100.000 Liter/Hari/Ship dan dapat ditingkatkan lagi sesuai kebutuhan dengan mengikuti kebutuhan pasar dengan menggunakan standar mutu ASTM untuk menghadirkan produk dengan kualitas terbaik dan diterima oleh mancanegara untuk tujuan Export. |
| Last Updated on Wednesday, 10 June 2009 23:34 |